Kania, Anggi Devi (2026) Intervensi Orang Tua dan Guru dalam Memunculkan Perilaku Prososial Pada Penyandang Disabilitas Tunarungu : (Studi pada dua Anak di Bondowoso). Undergraduate thesis, UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember.
|
Text
Anggi Devi Kania.pdf Download (15MB) |
Abstract
Anggi Devi Kania, 2026: Intervensi Orang Tua dan Guru dalam Memunculkan Perilaku Prososial Pada Penyandang Disabilitas Tunarungu : (Studi pada dua Anak di Bondowoso).
Kata Kunci: Disabilitas, Guru, Intervensi, Orang tua, Perilaku Prososial, Tunarungu.
Penyandang disabilitas dengan hambatan pendengaran sering mendapatkan stigma negatif dari masyarakat karena dianggap kurang peka, sulit berinteraksi, pasif dan cenderung agresif. Namun, pada kenyataannya anak tunarungu juga mampu menunjukkan perilaku prososial seperti membantu, berbagi, bekerja sama, empati dan memiliki kepedulian sosial terhadap orang lain. Sehingga dalam hal ini terdapat peran penting dari orang tua dan guru hingga anak tunarungu mampu untuk memunculkan perilaku prososial tersebut.
Fokus penelitian dalam skripsi ini adalah: 1) Bagaimana bentuk-bentuk perilaku prososial anak tunarungu dalam kehidupan sehari-hari. 2) Bagaimana intervensi orang tua dalam membentuk perilaku prososial anak tunarungu. 3) Bagaimana intervensi guru dalam membentuk perilaku prososial anak tunarungu.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif studi kasus, Adapun teknik pengumpulan data menggunakan wawancara semi-terstruktur, Observasi partisipan pasif, dan dokumentasi. Kemudian, teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan atau verifikasi data. Sedangkan, keabsahan data pada penelitian ini menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) Bentuk perilaku prososial yang ditampilkan anak tunarungu yakni mampu peduli pada sosialnya secara sukarela , senang, ungkapan bahagia, serta spontan 2) Intervensi yang digunakan oleh orang tua penyandang disabilitas rungu untuk membentuk perilaku prososial yakni dengan pertama membiasakan memberi contoh baik kepada orang lain, kedua memberikan penguatan melalui pujian, ucapan terimakasih, acungan jempol. ketiga. Melatih etika sosial pada anak dengan kegiatan sosial. keempat, memberikan pemahaman kepada anak. kelima, terdapat intervensi khusus yang memang orang tua lakukan terhadap anaknya yakni dengan pembiasaan nilai religius dengan istiqomah beribadah, menginternalisasikan bersedekah. 3) Intervensi yang digunakan oleh guru dalam membentuk perilaku prososial yakni dengan menjadi contoh dan memberikan contoh pembiasaan baik, melatih dengan pembelajaran langsung, menumbuhkan rasa empati dan simpati.
Kesimpulan : 1) Anak tunarungu mampu melakukan perilaku prososial dengan cara yang berbeda. 2) Intervensi yang orangtua berikan dengan menjadi modelling, reinforcement, pembiasaan praktik sosial, memberikan pemahaman, pembiasaan nilai religius. 3) intervensi guru dalam membentuk perilaku prososial dengan menjadi roll modell, serta menggunakan pembelajaran yang bisa menumbuhkan rasa empati dan simpati.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | 13 EDUCATION > 1303 Specialist Studies In Education > 130399 Specialist Studies in Education not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Bimbingan dan Konseling Islam |
| Depositing User: | sis Anggi Devi Kania |
| Date Deposited: | 01 Jul 2026 02:21 |
| Last Modified: | 01 Jul 2026 02:21 |
| URI: | http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/57165 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
