ERLICA, MEIVINA (2026) STRATEGI KETAHANAN KELUARGA PADA PASANGAN DI FASE AWAL PERNIKAHAN DALAM MENGHADAPI CAMPUR TANGAN MERTUA PERSPEKTIF FROMA WALSH DI KELURAHAN TEGAL BESAR. Undergraduate thesis, UIN KH Achmad Siddiq jember.
|
Text
SKRIPSI_MEIVINA ERLICA WTM.pdf Download (2MB) |
Abstract
ABSTRAK
Meivina Erlica, 2026: Strategi Ketahanan Keluarga pada Pasangan di Fase Awal Pernikahan dalam Menghadapi Campur Tangan Mertua Perspektif Froma Walsh di Kelurahan Tegal Besar.
Kata Kunci: Ketahanan Keluarga, Fase Awal Pernikahan, Campur Tangan Mertua, Froma Walsh.
Keluarga merupakan lingkungan pertama yang memiliki peran penting dalam pembentukan kehidupan sosial dan emosional seseorang. Pada fase awal pernikahan, pasangan suami istri masih berada dalam proses penyesuaian sehingga rentan mengalami konflik rumah tangga. Salah satu konflik yang sering muncul adalah campur tangan mertua dalam urusan rumah tangga pasangan. Campur tangan tersebut dapat berupa keterlibatan dalam pengambilan keputusan, pengelolaan ekonomi, pola pengasuhan anak, hingga hubungan suami istri. Kondisi ini dapat memengaruhi keharmonisan rumah tangga apabila tidak dikelola dengan baik.
Fokus penelitian ini adalah: 1) bagaimana strategi ketahanan keluarga yang diterapkan pasangan di fase awal pernikahan dalam menghadapi campur tangan mertua di Kelurahan Tegal Besar berdasarkan perspektif Froma Walsh, dan 2) apa saja faktor pendukung dan penghambat dalam penerapan strategi ketahanan keluarga tersebut.
Tujuan penelitian ini adalah Untuk menganalisis strategi ketahanan keluarga dan mengetahui factor pendukung dan penghambat yang diterapkan pasangan di fase awal pernikahan dalam menghadapi campur tangan mertua berdasarkan tiga pilar ketahanan keluarga perspektif Froma Walsh,
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian fenomenologi. Lokasi penelitian berada di Kelurahan Tegal Besar, Kabupaten Jember. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data menggunakan triangulasi metode.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi ketahanan keluarga yang diterapkan pasangan dalam menghadapi campur tangan mertua dilakukan melalui penguatan sistem keyakinan keluarga, pola organisasi keluarga, dan komunikasi keluarga. Pasangan membangun ketahanan melalui kesabaran, dukungan emosional, komunikasi terbuka, pengendalian emosi, serta pembentukan batas hubungan yang sehat dengan keluarga besar. Faktor pendukung dalam penerapan strategi ketahanan keluarga meliputi dukungan emosional pasangan, komunikasi yang baik, dan harapan hidup mandiri. Sedangkan faktor penghambat meliputi ekonomi pasangan suami istri, budaya sungkan kepada orang tua, tekanan sosial keluarga besar, serta komunikasi yang tidak efektif. Berdasarkan perspektif Froma Walsh, ketahanan keluarga tidak ditentukan oleh ketiadaan konflik, melainkan kemampuan pasangan dalam beradaptasi, bekerja sama, dan mempertahankan keharmonisan rumah tangga ketika menghadapi tekanan keluarga.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | 17 PSYCHOLOGY AND COGNITIVE SCIENCES > 1701 Psychology > 170106 Health, Clinical and Counselling Psychology |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Bimbingan dan Konseling Islam |
| Depositing User: | S.Sos Meivina Erlica |
| Date Deposited: | 01 Jul 2026 11:48 |
| Last Modified: | 01 Jul 2026 11:48 |
| URI: | http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/57359 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
