Damayanti, Feni (2026) ANALISIS PENGARUH STRUKTUR TATA KELOLA SYARIAH TERHADAP RISIKO PEMBIAYAAN BERMASALAH DENGAN EFISIENSI OPERASIONAL SEBAGAI VARIABEL MEDIASI PADA BANK UMUM SYARIAH DI INDONESIA PERIODE 2021-2025. Undergraduate thesis, UIN KH Achmad Siddiq Jember.
|
Text
FENI DAMAYANTI_222105010068.pdf Download (3MB) |
Abstract
Feni Damayanti, Ana Pratiwi, 2026: Analisis Pengaruh Struktur Tata Kelola Terhadap Risiko Pembiayaan Bermasalah Dengan Efisiensi Operasional Sebagai Variabel Mediasi Pada Bank Umum Syariah Di Indonesia Periode 2021-2025
Kata Kunci: Struktur Tata Kelola Syariah, Risiko Pembiayaan Bermasalah, Cost to Income Ratio, Efisiensi Operasional, Bank Umum Syariah
Pertumbuhan industri perbankan syariah di Indonesia yang pesat diiringi oleh tantangan risiko yang kompleks, salah satunya adalah risiko pembiayaan bermasalah yang diukur menggunakan rasio Non Performing Finance (NPF). Tingginya NPF dapat memengaruhi stabilitas dan kinerja bank syariah sehingga diperlukan penerapan struktur tata kelola syariah yang baik untuk meningkatkan pengawasan dan pengendalian pembiayaan. Efisiensi operasional merupakan satu dari banyaknya faktor yang dapat mendukung pengelolaan pembiayaan secara optimal.
Rumusan masalah pada skripsi ini adalah: 1) Apakah struktur tata kelola syariah berpengaruh terhadap risiko pembiayaan bermasalah pada Bank Umum Syariah? 2) Apakah efisiensi operasional berpengaruh terhadap risiko pembiayaan bermasalah pada Bank Umum Syariah? 3) Apakah struktur tata kelola syariah berpengaruh terhadap efisiensi operasional pada Bank Umum Syariah? 4) Apakah efisiensi operasional memediasi pengaruh struktur tata kelola syariah terhadap risiko pembiayaan bermasalah pada Bank Umum Syariah?.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh struktur tata kelola syariah terhadap risiko pembiayaan bermasalah dengan efisiensi operasional sebagai variabel mediasi pada Bank Umum Syariah di Indonesia periode 2021–2025. Struktur tata kelola syariah diukur menggunakan nilai komposit self assessment Good Corporate Governance (GCG), efisiensi operasional diproksikan menggunakan Cost to Income Ratio (CIR), sedangkan risiko pembiayaan bermasalah diproksikan menggunakan Non Performing Financing (NPF).
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari annual report atau laporan tahunan Bank Umum Syariah yang dipublikasikan. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi data panel dengan pedekatan Fixed Effect Model (FEM) dengan aplikasi EViews 13 serta uji Sobel untuk menguji pengaruh mediasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur tata kelola syariah berpengaruh signifikan terhadap risiko pembiayaan bermasalah (NPF). Struktur tata kelola syariah tidak berpengaruh signifikan terhadap efisiensi operasional (CIR). Efisiensi operasional berpengaruh signifikan terhadap risiko pembiayaan bermasalah (NPF). Selain itu, efisiensi operasional mampu memediasi pengaruh struktur tata kelola syariah terhadap risiko pembiayaan bermasalah pada Bank Umum Syariah di Indonesia. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan tata kelola syariah dan pengelolaan efisiensi operasional memiliki peran penting dalam menjaga kualitas pembiayaan serta stabilitas perbankan syariah di Indonesia
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | 15 COMMERCE, MANAGEMENT, TOURISM AND SERVICES > 1501 Accounting, Auditing and Accountability 15 COMMERCE, MANAGEMENT, TOURISM AND SERVICES > 1502 Banking, Finance and Investment |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Perbankan Syari'ah |
| Depositing User: | Unnamed user with email fenidamayanti3978@gmail.com |
| Date Deposited: | 02 Jul 2026 01:46 |
| Last Modified: | 02 Jul 2026 01:46 |
| URI: | http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/57442 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
