ANALISIS FIQIH MUAMALAH DALAM PRAKTIK AFFILIATE MARKETING DI TIKTOK OLEH ALUMNI PONDOK PESANTREN AHLUL IRFAN AL-KHOLILY BANGSALSARI

Umami, Riza (2026) ANALISIS FIQIH MUAMALAH DALAM PRAKTIK AFFILIATE MARKETING DI TIKTOK OLEH ALUMNI PONDOK PESANTREN AHLUL IRFAN AL-KHOLILY BANGSALSARI. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Shiddiq Jember.

[img] Text
SKRIPSI RIZA UMAMI watermark.pdf

Download (3MB)

Abstract

Perkembangan ekonomi digital telah membuka peluang baru bagi generasi
muda, termasuk alumni pondok pesantren, untuk meraih kemandirian finansial
melalui berbagai model bisnis berbasis online. Salah satu model yang berkembang
pesat adalah affiliate marketing melalui TikTok Shop, di mana affiliator
memperoleh komisi atas setiap penjualan yang berhasil dilakukan melalui konten
video maupun siaran langsung. Meskipun menawarkan kemudahan akses dan
potensi pendapatan yang nyata, praktik ini perlu dikaji secara mendalam dari
perspektif fiqih muamalah guna memastikan kesesuaiannya dengan prinsipprinsip ekonomi Islam.
Penelitian ini berfokus pada (1) bagaimana mekanisme affiliate marketing
di TikTok yang dilakukan oleh alumni Pondok Pesantren Ahlul Irfan Al-Kholily
Bangsalsari?, dan (2) menganalisis bagaimana peran fiqih muamalah dalam
praktik affiliate marketing?
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan mekanisme affiliate
marketing di TikTok yang dilakukan oleh alumni Pondok Pesantren Ahlul Irfan
Al-Kholily Bangsalsari, dan (2) menganalisis peran fiqih muamalah dalam praktik
affiliate marketing.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik
pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi.
Subjek penelitian adalah alumni Pondok Pesantren Ahlul Irfan Al-Kholily
Bangsalsari yang aktif menjalankan affiliate marketing di platform TikTok Shop.
Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan
penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: pertama, mekanisme affiliate
marketing yang dijalankan oleh alumni berlangsung melalui tahapan pendaftaran
di TikTok Studio, pemilihan produk, dan promosi melalui konten video kreatif
maupun live streaming dengan memanfaatkan tautan afiliasi atau keranjang
kuning. Sistem ini mampu menghasilkan pendapatan antara Rp500.000 hingga
beberapa juta rupiah per bulan tanpa memerlukan modal awal. Kedua, ditinjau
dari perspektif fiqih muamalah, praktik ini secara struktural memiliki kesesuaian
dengan akad ju‟alah, dengan mekanisme komisi yang transparan dan transaksi
yang berlangsung atas dasar kesukarelaan. Namun demikian, terdapat sejumlah
aspek yang belum sepenuhnya selaras dengan nilai-nilai muamalah Islam, antara
lain potensi gharar akibat promosi tanpa verifikasi kualitas produk,
kecenderungan overclame manfaat produk, serta tekanan algoritma yang dapat
mengabaikan prinsip shidq dan amanah

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: 14 ECONOMICS > 1401 Economic Theory > 140199 Economic Theory not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Ekonomi Syariah
Depositing User: Riza Umami
Date Deposited: 02 Jul 2026 07:52
Last Modified: 02 Jul 2026 07:52
URI: http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/57584

Actions (login required)

View Item View Item