Fikriana, Nabila (2026) Living Qur’an Di Media Sosial: Representasi Nilai Qur’ani Pada Akun Tiktok @Naiyrz. Undergraduate thesis, UIN KHAS JEMBER.
|
Text
Nabila Fikriana .pdf Download (4MB) |
Abstract
Nabila Fikriana, 2026. Living Qur’an Di Media Sosial: Representasi Nilai Qur’ani Pada Akun Tiktok @Naiyrz
Kata Kunci: Living Qur'an, TikTok, Resepsi Audiens, Hans Robert Jauss
Perkembangan era digital telah mengubah cara masyarakat, khususnya generasi milenial dan Gen-Z, berinteraksi dengan ajaran Islam. Media sosial TikTok kini menjadi ruang dominan penyebaran nilai-nilai keagamaan, termasuk praktik Living Qur'an di ranah digital. Salah satu fenomena yang menarik perhatian adalah kehadiran akun TikTok @Naiyrz yang dikelola oleh Naisa Alifia Yuriza, seorang konten kreator yang menyajikan nilai-nilai Qur'ani secara kreatif dan kontekstual. Fenomena ini menjadi representasi nyata dari Living Qur'an di ruang digital, yakni Al-Qur'an yang tidak sekadar dibaca, tapi juga dihayati dan direspons secara aktif oleh masyarakat melalui platform media sosial.
Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini merumuskan dua persoalan utama. 1) Bagaimana representasi nilai-nilai Qur'ani dalam konten akun TikTok @Naiyrz. 2) Bagaimana resepsi audiens terhadap konten @Naiyrz menurut perspektif teori Hans Robert Jauss.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode netnografi dan pendekatan Living Qur'an. Lokasi penelitian adalah akun TikTok @Naiyrz, dengan subjek penelitian meliputi influencer dan audiens yang aktif berinteraksi. Data primer diperoleh dari konten video, caption, serta interaksi audiens pada dua konten utama, yaitu konten yang memuat QS. Al-Hajj ayat 78 dan QS. Al-Kahfi ayat 10. Data sekunder bersumber dari kitab tafsir, buku, artikel, dan jurnal ilmiah yang relevan. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan member check.
Hasil penelitian menunjukkan dua temuan utama. 1) nilai-nilai Qur'ani pada akun @Naiyrz direpresentasikan melalui tiga dimensi, yaitu representasi teks Al-Qur'an yang ditampilkan secara visual dan lisan, representasi makna yang dikontekstualisasikan dengan realitas kehidupan audiens, serta representasi digital yang disesuaikan dengan karakteristik platform TikTok. Konten QS. Al-Hajj ayat 78 menonjolkan nilai kasih sayang Allah melalui narasi teologis tentang takdir sebagai bentuk cinta-Nya kepada manusia, sedangkan konten QS. Al-Kahfi ayat 10 menghadirkan nilai akidah berupa doa permohonan rahmat dan petunjuk sebagai solusi atas berbagai tantangan kehidupan modern. 2) resepsi audiens terbagi menjadi dua tingkatan berdasarkan teori Hans Robert Jauss. Pada horizon sempit, pemahaman audiens bersifat apresiatif, normatif, dan emosional, di mana penerimaan terhadap pesan ayat masih terbatas pada makna eksplisit tanpa dikaitkan dengan pengalaman pribadi. Pada horizon luas, pemahaman berkembang secara reflektif personal, motivatif, kognitif, dan kritis, di mana audiens mengaitkan makna ayat dengan kondisi kehidupan nyata mereka, menjadikan pesan Al-Qur'an sebagai sumber inspirasi, dorongan perubahan perilaku, dan wawasan baru.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | 19 STUDIES IN CREATIVE ARTS AND WRITING > 1901 Art Theory and Criticism > 190101 Art Criticism |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin, Adab dan Humaniora > Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir |
| Depositing User: | Ms Nabila Fikriana |
| Date Deposited: | 03 Jul 2026 02:40 |
| Last Modified: | 03 Jul 2026 02:40 |
| URI: | http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/57721 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
