Wulandari, Kristin Tri (2026) Analisis Ketahanan Keluarga Dalam Menghadapi Perselingkuhan Di Desa Panti Kecamatan Panti Kabupaten Jember. Undergraduate thesis, UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember.
|
Text
Kristin Tri Wulandari.pdf Download (18MB) |
Abstract
Kristin Tri Wulandari, 2026 : Analisis Ketahanan Keluarga Dalam Menghadapi Perselingkuhan Di Desa Panti Kecamatan Panti Kabupaten Jember
Kata Kunci : Ketahanan keluarga, perselingkuhan, komunikasi keluarga.
Keluarga merupakan institusi sosial yang memiliki peran penting dalam membentuk kesejahteraan setiap anggotanya. Pada kehidupan rumah tangga tidak terlepas dari berbagai konflik, salah satunya adalah perselingkuhan yang dapat mengancam keharmonisan, merusak kepercayaan, bahkan berujung pada perceraian. Fenomena tersebut juga ditemukan di Desa Serut Kecamatan Panti Kabupaten Jember, di mana terdapat keluarga yang tetap mempertahankan keutuhan rumah tangga meskipun pernah mengalami perselingkuhan.
Fokus penelitian ini meliputi : 1) Apa faktor yang menyebabkan perselingkuhan pada keluarga di Desa Panti Kecamatan Panti Kabupaten Jember? 2) Mengapa keluarga bertahan setelah terjadinya perselingkuhan Di Desa Panti Kecamatan Panti Kabupaten Jember?
Tujuan Penelitian ini adalah untuk : 1) Mengetahui faktor apa yang menyebabkan perselingkuhan terjadi di Desa Panti Kecamatan Panti Kabupaten Jember. 2) Mengetahui bagaimana keluarga bertahan setelah terjadi perselingkuhan.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif yaitu peneliti dapat melakukan pendekatan langsung di lapangan untuk mengetahui dengan melihat fenomena yang terjadi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Selanjutnya, teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan kondensasi data, menyajikan data, dan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Faktor penyebab perselingkuhan meliputi: Long Distance Married (LDM), tuntutan ekonomi yang menurunkan intensitas komunikasi dan kebutuhan emosional, ketidakstabilan kondisi ekonomi yang memicu konflik dan hadirnya pihak ketiga yang memberikan perhatian serta dukungan materi; serta kurangnya keharmonisan hubungan seksual dan emosional akibat kesibukan dan rasa bosan dalam jangka panjang. (2) Ketahanan keluarga terbentuk melalui beberapa hal: komitmen kuat untuk mempertahankan keutuhan keluarga demi masa depan anak dan kebersamaan; upaya nyata memperbaiki kondisi ekonomi serta membangun kembali komunikasi yang terbuka dan saling menghargai, serta adanya tanggung jawab bersama, dukungan nilai agama, nasihat keluarga besar, dan kesediaan introspeksi serta memperbaiki hubungan pasca konflik. Temuan ini sejalan dengan teori ketahanan keluarga Froma Walsh dan teori cinta segitiga Sternberg, yang menegaskan bahwa keluarga yang tangguh adalah keluarga yang mampu bangkit dan beradaptasi melalui keyakinan, dukungan, dan komunikasi yang baik.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | 16 STUDIES IN HUMAN SOCIETY > 1699 Other Studies in Human Society > 169999 Studies in Human Society not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Bimbingan dan Konseling Islam |
| Depositing User: | kristin tin2905 |
| Date Deposited: | 06 Jul 2026 03:36 |
| Last Modified: | 06 Jul 2026 03:36 |
| URI: | http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/58071 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
