Analisis Dalālah Leksikal-Kontekstual dalam Penafsiran Quraish Shihab terhadap Qs. al-Raʿd [13] :11

Rivaldi, Moh. Riki Nur (2026) Analisis Dalālah Leksikal-Kontekstual dalam Penafsiran Quraish Shihab terhadap Qs. al-Raʿd [13] :11. Undergraduate thesis, UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember.

[img] Text
FIX DIGILIB 2 MOH. RIKI NUR RIVALDI .pdf

Download (1MB)

Abstract

QS al-Ra’d [13]:11 memiliki pemahaman kompleks menyangkut perubahan sosial yang sarat dengan dimensi teologis. Pemahaman ini diambil dari rangkaian lafaz-lafaz yang tersusun dalam ayat ini, di mana setiap lafaz memilki makna luas apabila difahami secara kontekstual. Quraish Shihab di nilai berhasil mengungkap makna per-lafaznya sehingga membentuk pemahaman utuh dan mendalam dalam ayat ini. Sayangnya, penelitian tentang analisis lafaz-lafaz QS al-Ra’d [13]:11 dalam penafsiran Quraish relatif terbatas. Oleh karenanya penelitian ini ingin menganalisis bagaiamana dalālah leksikal-kontekstual difahami dan dikembangkan oleh Quraish Shihab dalam menafsirkan QS. Al-Ra’d ayat 11.
Secara lebih terarah pembahasan dalam penelitian ini dapat diklasifikasikan dalam dua rumusan masalah; 1) Bagaimana penafsiran Quraish Shihab terhadap Surah al-Ra’d [13]:11?. 2) Bagaimana analisis dalālah leksikal dan kontekstual penafsiran Quraish Shihab terhadap Surah al-Ra’d [13]:11?.
Penelitian ini berjenis kualitatif dengan pendekatan kepustakaan (library research). Sumber data primer diambil dari penafsiran Quraish Shihab terhadap QS al-Ra’d [13]:11. Sedangkan data sekundernya adalah kitab-kitab tafsir lain, buku-buku dan jurnal ilmiah. Kedua sumber ini diolah dengan menggunakan teori dalālah leksikal-kontekstual dalam konsep ilmu dalālah (semantik).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa lafaz 1) mu‘aqqibātun menunjuk arti malaikat yang selalu mengikuti manusia, 2) yaḥfaẓūna menunjukkan arti mengawasi dan memelihara manusia, 3) amr Allāh diartikan perintah dan kehendak (takdir buruk) Allah Swt, 4) yughayyiru diartikan mengubah baik dari sisi internal dan eksternal, 5) mā biqawmin menunjuk pada suatu hal yang bersifat kolektif dan pertanggungjawaban dunia, dan 6) mā bi-anfusihim yang diartikan; nilai yang dianut, iradah (tekad), dan kemampuan pemahaman. Sedangkan untuk dalalah kontekstual (siyaqiyah) yang dikandung antara lafaz dan makna penafsiran; 1) mu‘aqqibātun mengandung dalālah siyaqiyah lugahawiyah (bahasa) dan mauqifiyah (situasi), 2) yaḥfaẓūna mengandung dalālah siyaqiyah lugahawiyah (bahasa), 3) amr Allāh mengandung dalālah siyaqiyah lughawiyah, 4) yughayyiru mengandung dalālah siyaqiyah lughawiyah dan dalālah siyaqiyah mauqifiyah (situasi), 5) mā biqawmin mengandung dalālah siyaqiyah lughawiyah, dan 6) mā bi-anfusihim mengandung tiga dalālah siyaqiyah; lughawiyah, mauqifiyah, dan thaqāfīyah (budaya).

Kata kunci: QS al-Ra’d [13]:11, Quraish Shihab, Tafsir al-Mishbah, dalālah leksikal-kontekstual

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: QS al-Ra’d [13]:11, Quraish Shihab, Tafsir al-Mishbah, dalālah leksikal-kontekstual
Subjects: 20 LANGUAGE, COMMUNICATION AND CULTURE > 2004 Linguistics > 200409 Arabic Linguistics > 20040901 'Ilmu al-Nahw (Arabic Syntax and Grammar)
20 LANGUAGE, COMMUNICATION AND CULTURE > 2004 Linguistics > 200409 Arabic Linguistics > 20040904 'Ilmu al-Dalalah (Arabic Semantics)
20 LANGUAGE, COMMUNICATION AND CULTURE > 2004 Linguistics > 200409 Arabic Linguistics > 20040905 'Ilmu al-Ma'ajim (Arabic Lexicography)
Divisions: Fakultas Ushuluddin, Adab dan Humaniora > Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir
Depositing User: Mr Moh. Riki Nur Rivaldi
Date Deposited: 07 Jul 2026 04:12
Last Modified: 07 Jul 2026 04:12
URI: http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/58287

Actions (login required)

View Item View Item