Yulistiwati, Vivi (2026) PROBLEMATIKA PERJANJIAN JUAL BELI TANAMAN TEBU PERSPEKTIF AKAD BAI DALAM KOMPILASI HUKUM EKONOMI SYARIAH DI DESA TEGALSONO KECAMATAN TEGALSIWALAN KABUPATEN PROBOLINGGO. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember.
|
Text
Vivi Yulistiawati_222102020065.pdf Download (3MB) |
Abstract
Islam mengatur seluruh aspek kehidupan, termasuk muamalah sebagai pedoman
interaksi ekonomi. Di dalam KHES telah di atur tata cara bermuamalah
yang benar dan sesuai dengan ketentuan syariah pasal 20 ayat (2) KHES di sebutkan
bahwa bai adalah akad jual beli yang dilakukan melalui pertukaranbarang
dengan uang atau pertukaran barang dengan barang. Penelitian ini dilatarbelakangi
oleh praktik perjanjian jual beli tanaman tebu dengan sistem tebasan yang
masih mengandung unsur ketidakjelasan (gharar), terutama mengenai kepastian
waktu panen dan pelunasan pembayaran, sehingga berpotensi menimbulkan
sengketa serta belum sepenuhnya sesuai dengan ketentuan akad bai dalam Kompilasi
Hukum Ekonomi Syariah (KHES).
Adapun fokus masalah pada penelitian ini (1). Bagaimana bentuk perjanjian
jual beli tanaman tebu di Desa Tegalsono Kecamatan Tegalsiwalan Kabupaten
Probolinggo? (2). Bagaimana problematika perjanjian jual beli tanaman tebu di
Desa Tegalsono Kecamatan Tegalsiwalan Kabupaten Probolinggo? (3). Bagaimana
penyelesaian sengketa perjanjian jual beli tanaman tebu di Desa Tegalsono
Kecamatan Tegalsiwalan Kabupaten Probolinggo.
Tujuan masalah dalam penelitian ini yaitu: (1). Untuk mengkaji bentuk
perjanjian jual beli Tanaman tebu di Desa Tegalsono Kecamatan Tegalsiwalan
Kabupten Probolinggo (2). Untuk mengkaji problematikan perjanjian jual beli
tanaman tebu di Desa Tegaslono Kecamatan Tegalsiwalan Kabupaten Probolinggo
(3). Untuk mengkaji penyelesaian sengketa perjanjian jual beli tanaman tebu di
Desa Tegalsono Kecamatan Tegalsiwalan Kabupaten Probolinggo.
Jenis penelitian yang diterapkan dalam penelitian ini yaitu metode hukum
empiris dengan pendekatan sosiologi hukum, psikologi hukum, antropologi
hukum, metode penelitian digunakan untuk mengkaji fenomena sosial serta
berbagai persoalan yang terjadi dalam kehidupan masyarakat. Dalam proses
pengumpulan data yang berkaitan dengan objek penelitian, penelitian ini
menggunakan metode diantaranya wawancara, observasi dan dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Bentuk perjanjian jual beli
tanaman tebu di Desa Tegalsono dilakukan melalui pemeriksaan tanaman, negosiasi
harga, dan kesepakatan lisan berdasarkan 'urf masyarakat dengan sistem panjar
dan pelunasan setelah panen; (2) Problematika perjanjian terletak pada ketidakjelasan
waktu panen dan pelunasan yang dipengaruhi faktor cuaca, kapasitas
pembeli, dan kebijakan pabrik gula sehingga menimbulkan unsur gharar dalam
pelaksanaan akad; (3) Penyelesaian sengketa dilakukan melalui musyawarah
secara kekeluargaan dengan mengutamakan kesepakatan bersama sehingga hubungan
baik antar pihak tetap terjaga
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Jual Beli Tanaman Tebu, Akad Bai, Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah (KHES), |
| Subjects: | 16 STUDIES IN HUMAN SOCIETY > 1606 Political Science > 160604 Defence Studies |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Hukum Ekonomi Islam |
| Depositing User: | Ms Vivi Yulistiawati |
| Date Deposited: | 09 Jul 2026 02:32 |
| Last Modified: | 09 Jul 2026 02:32 |
| URI: | http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/58538 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
