Hidayatullah, Muhammad Fadli (2026) Analisis Fenomena Penundaan Pernikahan di Kalangan Mahasiswi Universitas Kiai Haji Achmad Siddiq Jember Perspektif Mashlahah Mursalah. Undergraduate thesis, UIN KH Achmad Siddiq Jember.
|
Text
Muhammad Fadli Hidayatullah_221102010004.pdf Download (3MB) |
Abstract
Fenomena penundaan pernikahan (waithood) di kalangan perempuan muda menjadi salah satu realitas sosial yang berkembang di tengah masyarakat modern, termasuk di lingkungan perguruan tinggi Islam. Sebagian mahasiswi memilih menunda pernikahan karena berbagai pertimbangan tertentu meskipun Islam menganjurkan pernikahan bagi yang telah mampu. Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai bagaimana hukum Islam memandang keputusan perempuan yang menunda pernikahan apabila didasarkan pada pertimbangan kemaslahatan. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk menganalisis fenomena waithood perempuan dalam menunda pernikahan di kalangan mahasiswi UIN KHAS Jember melalui perspektif Mashlahah Mursalah.
Fokus penelitian dalam skripsi ini yaitu: 1) Bagaimana faktor yang melatarbelakangi fenomena penundaan pernikahan di kalangan mahasiswi UIN KHAS Jember? 2) Bagaimana tinjauan Mashlahah Mursalah pada fenomena penundaan pernikahan di kalangan mahasiswi UIN KHAS Jember?
Tujuan penelitian ini yakni: 1) Untuk menganalisis faktor yang melatarbelakangi fenomena penundaan pernikahan di kalangan mahasiswi UIN KHAS Jember. 2) Untuk menganalisis tinjauan Mashlahah Mursalah pada fenomena penundaan pernikahan di kalangan mahasiswi UIN KHAS Jember.
Penelitian ini merupakan penelitian empiris dengan pendekatan socio-legal (sosiologi hukum), psycho-legal (psikologi hukum), dan anthropology legal (antropologi hukum). Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, sedangkan validitas data diuji dengan triangulasi sumber. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan verifikasi atau penarikan kesimpulan.
Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa faktor yang melatarbelakangi mahasiswi UIN KHAS Jember menunda pernikahan meliputi fokus menyelesaikan pendidikan dan mempersiapkan karier, pertimbangan kondisi ekonomi, serta keinginan mempersiapkan kematangan mental sebelum memasuki kehidupan rumah tangga. Dalam perspektif Mashlahah Mursalah, alasan-alasan tersebut termasuk bentuk kemaslahatan yang dapat dibenarkan karena bertujuan mewujudkan kesiapan rumah tangga serta mencegah potensi kemudharatan dalam pernikahan. Dengan demikian, fenomena waithood perempuan dalam menunda pernikahan di kalangan mahasiswi UIN KHAS Jember dapat diterima dalam perspektif Mashlahah Mursalah sepanjang dilakukan atas dasar kemaslahatan yang nyata dan tidak bertentangan dengan syari’at Islam.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180113 Family Law |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Ahwal As-Syakhsyiyyah |
| Depositing User: | Muhammad Fadli Hidayatullah |
| Date Deposited: | 15 Jul 2026 02:05 |
| Last Modified: | 15 Jul 2026 02:05 |
| URI: | http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/59018 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
