Pertiwi, Shefira Tiara (2026) PERAN KOMISI PENGAWAS PERSAINGAN USAHA REPUBLIK INDONESIA DALAM MENDORONG PERSAINGAN USAHA SEHAT TERHADAP PERDAGANGAN BAHAN BAKAR MINYAK. Undergraduate thesis, UIN KHAS Jember.
|
Text
Shefira Tiara Pertiwi_222102020059.pdf Restricted to Registered users only until 1 January 2027. Download (3MB) |
Abstract
Shefira Tiara Pertiwi, 2026: Peran Komisi Pengawas Persaingan Usaha Republik Indonesia Dalam Mendorong Persaingan Usaha Sehat Terhadap Perdagangan Bahan Bakar Minyak
Kata Kunci : KPPU RI, Persaingan Usaha Sehat, Perdagangan BBM, Praktik Monopoli, Penegakan Hukum.
Pengelolaan dan perdagangan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Indonesia memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan energi dan stabilitas ekonomi, namun regulasi sektoral migas berpotensi menimbulkan persoalan persaingan usaha, seperti monopoli dan penguasaan pasar. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) dalam mewujudkan persaingan usaha yang sehat di sektor perdagangan BBM, mengidentifikasi konflik normatif antara regulasi migas dan hukum persaingan usaha, serta merumuskan konsep penguatan peran KPPU dalam pengawasan perdagangan BBM di Indonesia.
Adapun fokus penelitian ini yaitu: 1) Bagaimana hakikat Komisi Pengawas Persaingan Usaha Republik Indonesia dalam mendorong persaingan usaha sehat terhadap perdagangan bahan bakar minyak di Indonesia? 2) Bagaimana Peran Komisi Pengawas Persaingan Usaha Republik Indonesia memiliki peran dalam mendorong persaingan usaha sehat terhadap perdagangan bahan bakar minyak di Indonesia? 3) Bagaimana peran Komisi Pengawas Persaingan Usaha Republik Indonesia yang ideal dalam mendorong persaingan usaha sehat terhadap perdagangan bahan bakar minyak di Indonesia?
Metode penelitian yang diterapkan dalam penelitian ini adalah penelitian hukum normatif dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan (statute approach) serta pendekatan konseptual (conceptual approach). Pengumpulan bahan hukum dilakukan melalui studi kepustakaan terhadap bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang memiliki keterkaitan dengan hukum persaingan usaha dan perdagangan bahan bakar minyak. Selanjutnya, bahan hukum tersebut dianalisis menggunakan metode deskriptif kualitatif guna memperoleh kesimpulan yang relevan dengan fokus penelitian.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1.)Pengaturan mengenai perdagangan bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia masih menimbulkan persoalan terkait batas antara kewenangan negara dalam mengatur kebijakan energi dengan aktivitas usaha yang berpotensi menghambat terciptanya persaingan yang sehat. 2.)KPPU memiliki peran penting sebagai lembaga independen yang menjalankan fungsi pengawasan dan penegakan hukum terhadap praktik monopoli maupun persaingan usaha tidak sehat. 3.)Pelaksanaan kewenangan tersebut masih menghadapi hambatan normatif karena belum adanya pengaturan yang secara jelas mengenai mekanisme koordinasi serta batas kewenangan KPPU dengan lembaga terkait dalam sektor perdagangan BBM. Oleh karena itu, penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan peran ideal KPPU perlu dilakukan melalui harmonisasi regulasi, peningkatan koordinasi kelembagaan, serta pembentukan kebijakan yang mampu menciptakan keseimbangan antara kepentingan umum, ketahanan energi nasional, dan prinsip persaingan usaha yang sehat guna memberikan kepastian hukum serta perlindungan terhadap konsumen secara berkelanjutan.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180126 Tort Law |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Hukum Ekonomi Islam |
| Depositing User: | Shefira Tiara Pertiwi |
| Date Deposited: | 20 Jul 2026 06:41 |
| Last Modified: | 21 Jul 2026 07:08 |
| URI: | http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/59256 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
