PROBLEMATIKA PENEGAKKAN HUKUM OLEH POLSEK WULUHAN TERHADAP TINDAK PIDANA PERTAMBANGAN EMAS ILLEGAL (Study Kasus Di Gunung Manggar Desa Kesilir, Kec. Wuluhan, Kab. Jember)

Mubarok D, Muhammad Salim (2026) PROBLEMATIKA PENEGAKKAN HUKUM OLEH POLSEK WULUHAN TERHADAP TINDAK PIDANA PERTAMBANGAN EMAS ILLEGAL (Study Kasus Di Gunung Manggar Desa Kesilir, Kec. Wuluhan, Kab. Jember). Undergraduate thesis, UIN KHAS Jember.

[img] Text
Muhammad Salim Mubarok D_S20194070.pdf

Download (2MB)

Abstract

Muhammad Salim Mubarok D 2026 : “Problematika Penegakkan Hukum Oleh Polsek Wuluhan Terhadap Tindak Pidana Pertambangan Emas Ilegal” (Studi Kasus Di Gunung Manggar Desa Kesilir, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember)

Kata Kunci : Penegakan Hukum Polsek Wuluhan, Pertambangan Emas Tanpa Izin

Indonesia memiliki potensi sumber daya tambang yang besar, namun masih marak terjadi pertambangan emas tanpa izin (PETI) yang melanggar hukum dan merusak lingkungan. Fenomena ini terjadi di Gunung Manggar Desa Kesilir Kecamatan Wuluhan dimana aktivitas tersebut memberi manfaat ekonomi tetapi menimbulkan dampak negatif. Kondisi ini menunjukan perlunya penegakan hukum yang lebih optimal oleh polsek Wuluhan.
Fokus penelitian ini diantaranya: 1) Dalam Penegakan Problematika apa saja yang dihadapi oleh polsek wuluhan terhadap penambangan emas illegal di Gunung Manggar Desa Kesilir Kecamatan Wuluhan, 2) Upaya apa saja yang dilakukan oleh polsek Wuluhan terhadap penambangan emas illegal di Gunung Manggar Desa Kesilir Kecamatan Wuluhan?.
Penelitian ini menggunakan metode empiris dengan jenis penelitian lapangan (Field Research) atau studi kasus yang mengkaji secara langung penegakan hukum. Data diperoleh melalui sumber primer dan sukender dengan informan utama meliputi aparat polsek wuluhan, pelaku tambang illegal, serta pihak yang terkait. Metode yang digunakan adalah empiris dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa penanganan penambangan emas tanpa izin di Gunung Manggar terkendala oleh keterbatasan personel dan fasilitas, keterlibatan oknum, serta rendahnya dukungan masyarakat akibat faktor ekonomi. Upaya Polsek Wuluhan meliputi patroli, razia, sosialisasi, dan koordinasi lintas sektor, sehingga diperlukan keseimbangan antara pendekatan represif dan preventif agar penanganan PETI lebih efektif.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180111 Environmental and Natural Resources Law
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Pidana Islam
Depositing User: Muhammad Salim Mubarok D
Date Deposited: 21 Jul 2026 06:53
Last Modified: 21 Jul 2026 06:53
URI: http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/59288

Actions (login required)

View Item View Item