PROBLEMATIKA YURIDIS PENJUALAN TANAH DENGAN BUKTI PETOK D (STUDI KASUS DESA TOYANING KECAMATAN REJOSO KABUPATEN PASURUAN)

Rahmawati, Aulia (2026) PROBLEMATIKA YURIDIS PENJUALAN TANAH DENGAN BUKTI PETOK D (STUDI KASUS DESA TOYANING KECAMATAN REJOSO KABUPATEN PASURUAN). Undergraduate thesis, UIN KHAS Jember.

[img] Text
AULIA RAHMAWATI _212102020031.pdf

Download (3MB)

Abstract

Aulia Rahmawati, 2026 : Problematika Yuridis Penjualan Tanah Dengan Bukti Petok D (Studi Kasus Desa Toyaning Kecamatan Rejoso Kabupaten Pasuruan)
Kata Kunci: Jual Beli Tanah, Petok D, Problematika Yuridis.
Jual beli tanah merupakan salah satu bentuk peralihan hak atas tanah yang memiliki konsekuensi hukum penting dalam sistem hukum di Indonesia. Namun dalam praktiknya, masih banyak masyarakat yang melakukan transaksi jual beli tanah hanya berdasarkan bukti kepemilikan berupa Petok D tanpa melalui prosedur yang sah seperti pembuatan akta oleh Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT). Kondisi ini kerap menimbulkan berbagai permasalahan hukum, mulai dari ketidakpastian status kepemilikan hingga potensi sengketa di kemudian hari, yang dipengaruhi oleh rendahnya pemahaman hukum serta faktor kepercayaan antar pihak. Sesuai ketentuan pada Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA) Pasal 19 Ayat (1 dan 2), bahwa untuk menjamin kepastian hukum oleh Pemerintah diadakan pendaftaran tanah diseluruh wilayah Republik Indonesia menurut ketentuan-ketentuan yang diatur dengan Peraturan Pemerintah (PP Nomor 24 Tahun 1997 Pasal 37 Ayat (1) ) tentang pendaftaran tanah, yang menegaskan bahwa peralihan hak atas tanah hanya dapat didaftarkan jika dibuktikan dengan akta yang dibuat oleh PPAT.
Fokus penelitian ini adalah: 1) Bagaimana praktik pelaksanaan jual beli tanah dengan bukti Petok D di Desa Toyaning Kecamatan Rejoso Kabupaten Pasuruan? 2) Apa faktor yang melatarbelakangi terjadinya jual beli tanah dengan bukti Petok D di wilayah tersebut? 3) Bagaimana akibat hukum dari praktik jual beli tanah yang tidak dilakukan di hadapan Notaris/PPAT?
Tujuan penelitian ini adalah: 1) Untuk mendeskripsikan pelaksanaan jual beli tanah dengan bukti Petok D di Desa Toyaning Kecamatan Rejoso Kabupaten Pasuruan. 2) Untuk menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan masyarakat masih menggunakan Petok D sebagai dasar transaksi. 3) Untuk menganalisis akibat hukum dari transaksi tersebut ditinjau dari hukum positif dan hukum Islam.
Penelitian ini merupakan penelitian hukum empiris. Penelitian ini mengkaji permasalahan dengan menghubungkan ketentuan hukum yang berlaku dengan praktik yang terjadi di masyarakat. Sumber data yang digunakan meliputi data primer yang diperoleh melalui wawancara dan dokumentasi masyarakat dan pihak terkait di Desa Toyaning Kecamatan Rejoso Kabupaten Pasuruan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan juga dokumentasi. Adapun teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif untuk menggambarkan serta menganalisis permasalahan yang diteliti.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Praktik jual beli tanah dengan bukti Petok D di Desa Toyaning dilakukan secara sederhana tanpa melibatkan PPAT, hanya berdasarkan kesepakatan dan bukti tertulis bermaterai. 2) Faktor utama yang melatarbelakangi praktik tersebut adalah kurangnya pemahaman hukum masyarakat, faktor ekonomi, serta adanya kepercayaan antar pihak yang bertransaksi. 3) Secara hukum positif, praktik tersebut tidak memenuhi ketentuan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Pokok-Pokok Agraria serta Pasal 37 ayat (1) Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997 yang mensyaratkan bahwa peralihan hak atas tanah harus dibuktikan dengan akta yang dibuat oleh PPAT untuk dapat didaftarkan. Akibatnya, transaksi tersebut memiliki kekuatan pembuktian yang lemah dan berpotensi menimbulkan sengketa.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180126 Tort Law
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Ekonomi Islam
Depositing User: Aulia Aulia Rahmawati
Date Deposited: 21 Jul 2026 07:15
Last Modified: 21 Jul 2026 07:15
URI: http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/59296

Actions (login required)

View Item View Item