Aulia, Mohammad Rizqi (2026) EFEKTIVITAS MEDIASI PRA PERCERAIAN OLEH MODIN DALAM PENYELESAIAN PERSELIHAN RUMAH TANGGA DI KECAMATAN JELBUK KABUPATEN JEMBER. Undergraduate thesis, UIN KHAS Jember.
|
Text
Mohammad Rizqi Aulia Rahman Arifin _211102010053.pdf Download (2MB) |
Abstract
Mohammad Rizqi Aulia, 2026, Efektivitas Mediasi Pra Perceraian Oleh Modin Dalam Penyelesaian Perselisihan Rumah Tangga Di Kecamatan Jelbuk Kabupaten Jember.
Kata kunci: Mediasi, Modin, Pra-Perceraian, Efektivitas
Penelitian ini mengkaji efektivitas mediasi pra-perceraian yang dilakukan oleh Modin di Kecamatan Jelbuk, Kabupaten Jember. Sebagai makhluk sosial, manusia membentuk keluarga untuk mencapai ketenangan, namun dinamika konflik sering kali mengancam keutuhan rumah tangga. Di masyarakat pedesaan seperti Jelbuk, Modin memiliki peran strategis sebagai mediator informal. Masyarakat Jelbuk pada umumnya mengajukan permasalahan rumah tangga kepada Modin terlebih dahulu sebelum mengajukan gugatan perceraian ke Pengadilan Agama. Hal tersebut terjadi karena sebagian masyarakat belum memahami bahwa proses perceraian secara hukum hanya dapat diputus oleh Pengadilan Agama, sehingga Modin menjadi pihak pertama yang menerima pengaduan dan berperan sebagai mediator pra-perceraian. Kondisi ini menjadikan Kecamatan Jelbuk sebagai lokasi yang relevan untuk mengkaji efektivitas mediasi pra-perceraian yang dilakukan oleh Modin dalam menyelesaikan perselisihan rumah tangga.
Fokus dari penelitian (1) Bagaimana mekanisme pelaksanaan mediasi pra-perceraian oleh modin Kecamatan Jelbuk dalam menangani perselisihan rumah tangga, (2) Bagaimana efektivitas mediasi pra-perceraian yang dilakukan oleh modin Kecamatan Jelbuk dalam menekan angka perceraian.Penelitian.
Tujuan dari penelitian ini (1) menjelaskan bagaimana mekanisme dari mediasi yang dilakukan oleh modin di Kecamatan Jelbuk Kabupaten Jember, (2) Untuk menganalisis efektivitas mediasi pra-perceraian yang dilakukan oleh modin kecamatan Jelbuk dalam menekan angka perceraian di wilayah tersebut.
Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan empiris.Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi langsung di lapangan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) mekanisme mediasi oleh modin mencakup tahapan menerima pengaduan, menggali informasi, melakukan mediasi secara terpisah, serta mempertemukan kedua belah pihak dalam forum bersama. (2) Tingkat efektivitas mediasi bersifat variatif; efektif dalam meredam potensi perceraian pada kasus perselisihan ringan atau kesalahpahaman, namun kurang efektif pada konflik kronis seperti perselingkuhan atau dominasi ego yang tinggi. Dalam perspektif al-islah (perdamaian), praktik ini telah mencerminkan upaya perdamaian sebagaimana dianjurkan dalam Islam, meskipun secara metodologis masih terbatas pada pendekatan nasihat keagamaan daripada teknik negosiasi profesional.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180113 Family Law |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Hukum Keluarga |
| Depositing User: | M. Rizqi Aulia Rahman Arifin |
| Date Deposited: | 23 Jul 2026 07:01 |
| Last Modified: | 23 Jul 2026 07:01 |
| URI: | http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/59376 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
