Analisis Surah Al-Baqarah ayat 155-156: Menyikapi Kesedihan Ekonomi dan Dampaknya terhadap Kesehatan Mental

Malika, Tri Ageng (2026) Analisis Surah Al-Baqarah ayat 155-156: Menyikapi Kesedihan Ekonomi dan Dampaknya terhadap Kesehatan Mental. Undergraduate thesis, UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember.

[img] Text
tri ageng malika_212104010057 (2).pdf

Download (1MB)

Abstract

Kata kunci: Surah Al-Baqarah ayat 155-156, koping religius, kesehatan mental keluarga, Pargament.
Kehidupan modern menghadirkan tuntutan yang makin kompleks, dan stabilitas ekonomi menjadi salah satu kebutuhan paling mendasar bagi kesejahteraan manusia. Ketika keamanan finansial terancam, dampaknya menyebar ke berbagai aspek kehidupan, termasuk kesehatan mental keluarga. Respons sosial yang dominan terhadap kesulitan ekonomi cenderung berfokus pada solusi material semata, sementara kebutuhan spiritual masyarakat Muslim dalam menghadapi tekanan tersebut sering kali terabaikan dalam layanan kesehatan mental kontemporer. Di tengah kesenjangan ini, Surah Al-Baqarah ayat 155-156 hadir sebagai teks yang relevan, karena menggambarkan keniscayaan ujian berupa kekurangan harta sebagai bagian dari cobaan yang pasti dihadapi setiap orang beriman.
Penelitian ini berupaya menjawab tiga persoalan pokok, yaitu 1) bagaimana Surah Al-Baqarah ayat 155-156 ditafsirkan dalam kitab Tafsir Al-Azhar karya Buya Hamka, 2) bentuk-bentuk koping religius apa saja yang tercermin dalam ayat tersebut ketika menghadapi kesulitan ekonomi, dan 3) bagaimana pesan ayat ini dapat diimplementasikan sebagai solusi Islami untuk menjaga kesehatan mental keluarga.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kepustakaan kualitatif dengan dua kerangka analisis yang saling terintegrasi. Pertama, metode Tafsir Tahlili diterapkan untuk mengurai ayat 155-156 melalui penafsiran Buya Hamka. Kedua, Teori Penanganan Keagamaan dari Kenneth I. Pargament digunakan sebagai lensa psikologis untuk memetakan fungsi-fungsi koping religius yang terkandung dalam ayat tersebut. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi dari sumber primer berupa kitab-kitab tafsir otoritatif dan dianalisis menggunakan analisis isi (content analysis) dalam dua fase, yaitu deskripsi tafsir tahlili dan analisis psikologis Pargament.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Surah Al-Baqarah 155-156 secara konsisten memvalidasi kesedihan sebagai respons spiritual yang sah terhadap keterbatasan materi, bukan tanda kelemahan iman. Analisis balaghah menemukan bahwa pemilihan kata "syay'in" berfungsi meringankan kesan ujian, sementara ucapan istirja' pada ayat 156 berfungsi sebagai mekanisme kendali dan penerimaan. Kelima fungsi koping religius Pargament, yaitu penciptaan makna, kendali, kenyamanan emosional, kedekatan sosial, dan transformasi hidup, seluruhnya teridentifikasi dalam struktur linguistik dan pesan teologis kedua ayat. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini merumuskan lima prinsip solusi Islami bagi kesehatan mental keluarga, yaitu peringanan ujian dan validasi emosional, regulasi emosi melalui kalimat istirja', optimisme melalui kabar gembira, proporsionalitas beban dan kesabaran aktif, serta kesadaran kolektif dalam menghadapi ujian.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES > 2204 Religion and Religious Studies > 220403 Islamic Studies
Divisions: Fakultas Ushuluddin, Adab dan Humaniora > Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir
Depositing User: Maslah Datil Ben
Date Deposited: 28 Jul 2026 01:52
Last Modified: 28 Jul 2026 01:52
URI: http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/59398

Actions (login required)

View Item View Item