POLA CO-PARENTING DALAM PENGASUHAN ANAK PASCA PERCERAIAN DI KECAMATAN AJUNG KABUPATEN JEMBER DALAM PERSPEKTIF KOMPILASI HUKUM ISLAM

Sauki, Ikon (2026) POLA CO-PARENTING DALAM PENGASUHAN ANAK PASCA PERCERAIAN DI KECAMATAN AJUNG KABUPATEN JEMBER DALAM PERSPEKTIF KOMPILASI HUKUM ISLAM. Undergraduate thesis, UIN KHAS Jember.

[img] Text
Ikon Sauki_211102010059.pdf

Download (4MB)

Abstract

Ikon Sauki, 2026: (Pola Co-Parenting Dalam Pengasuhan Anak Pasca Perceraian Di Kecamatan Ajung Kabupaten Jember Dalam Perspektif Kompilasi Hukum Islam).
Kata Kunci: Hak Asuh Anak, Perceraian, Co-Parenting, Kompilasi Hukum Islam.
Penelitian ini membahas mengenai pengasuhan anak pasca perceraian dalam pola co-parenting di Kecamatan Ajung, Kabupaten jember dalam perspektif Kompilasi Hukum Islam. Masalah yang diangkat dalam penelitian ini adalah kompleksitas pengasuhan anak setelah perceraian, khususnya ketika kedua orang tua tetap terlibat dalam kehidupan anak meskipun tidak lagi hidup bersama, serta bagaimana praktik ini dipandang dari perspektif hukum Islam dan Kompilasi Hukum Islam (KHI).
Fokus penelitian ini mencakup dua hal: (1) bagaimana bentuk penerapan pola co-parenting dalam pengasuhan anak pasca perceraian di Kecamatan Ajung; dan (2) bagaimana bentuk penerapannya menurut perspektif Kompilasi Hukum Islam.
Penelitian ini bertujuan: (1) untuk mengetahui bentuk penerapan pola co-parenting dalam pengasuhan anak pasca perceraian di Kecamatan Ajung Kabupaten Jember menurut perspektif hukum Islam; dan (2) untuk mengetahui bentuk penerapan pola co-parenting dalam pengasuhan anak pasca perceraian di Kecamatan Ajung Kabupaten Jember menurut perspektif Kompilasi Hukum Islam.
Jenis penelitian ini adalah penelitian hukum empiris (empirical legal research) dengan pendekatan sosiologis. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan tahapan seperti: Reduksi Data (Data Reduction), Penyajian Data (Data Display), dan Kesimpulan.
Penelitian ini sampai pada simpulan bahwa: 1) bentuk penerapan co-parenting di Kecamatan Ajung dilakukan secara informal melalui kesepakatan antara mantan pasangan, dengan menitikberatkan pada komunikasi, tanggung jawab, dan kepentingan terbaik anak; 2) bentuk penerapan hak asuh anak dalam pola co-parenting pada umumnya sejalan dengan Kompilasi Hukum Islam, khususnya Pasal 105 yang mengatur bahwa anak yang belum mumayyiz berada dalam asuhan ibu, namun ayah tetap berkewajiban memberikan nafkah dan tanggung jawab lainnya meskipun dalam pelaksanaannya masih terdapat kendala seperti kurangnya komunikasi, konflik emosional, dan ketidakstabilan ekonomi. Dengan demikian, co-parenting dapat menjadi alternatif pola pengasuhan yang relevan dan sesuai dengan prinsip hukum Islam serta Kompilasi Hukum Islam, selama dijalankan dengan kesadaran, tanggung jawab, dan komitmen kedua orang tua demi kepentingan terbaik anak.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180113 Family Law
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Keluarga
Depositing User: Ikon Sauki
Date Deposited: 29 Jul 2026 04:04
Last Modified: 29 Jul 2026 04:04
URI: http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/59422

Actions (login required)

View Item View Item