Analisis Fatwa MUI Jawa Timur Tentang Sound horeg dan Respons Pemerintah Daerah: Perspektif Ekonomi, Sosial dan Kesehatan Masyarakat di Kabupaten Jember

Kostiana, Melly (2026) Analisis Fatwa MUI Jawa Timur Tentang Sound horeg dan Respons Pemerintah Daerah: Perspektif Ekonomi, Sosial dan Kesehatan Masyarakat di Kabupaten Jember. Undergraduate thesis, Universitas Islam Kiai Haji Achmad Siddiq Jember.

[img] Text
MELLY KOSTIANA_221105020064.pdf

Download (2MB)

Abstract

Melly Kostiana, Abdul Rokhim, 2026: “Analisis Fatwa MUI Jawa Timur Tentang Sound horeg dan Respons Pemerintah Daerah: Perspektif Ekonomi, Sosial dan Kesehatan Masyarakat di Kabupaten Jember.”
Kata kunci: sound horeg, fatwa MUI, respon pemerintah, dampak sosial, dampak ekonomi, dampak kesehatan.

Fenomena sound horeg berkembang pesat di berbagai wilayah Jawa Timur, termasuk Kabupaten Jember, sebagai bagian dari budaya hiburan rakyat dalam hajatan, karnaval, dan pesta rakyat. Di satu sisi, aktivitas ini mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat akar rumput, namun di sisi lain menimbulkan persoalan kebisingan yang berpotensi merusak kesehatan dan memicu konflik sosial, sehingga mendorong MUI Jawa Timur menerbitkan Fatwa Nomor 1 Tahun 2025 tentang Penggunaan Sound horeg.
Fokus penelitian dalam skripsi adalah: 1) Bagaimana isi dari Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur tentang Penggunaan Sound horeg? 2) Bagaimana respons pemerintah terhadap Fatwa MUI Jawa Timur tentang Sound horeg? 3) Bagaimana perspektif masyarakat Kecamatan Mumbulsari, Kabupaten Jember terhadap dampak penggunaan sound horeg dari aspek ekonomi, sosial, dan kesehatan?
Tujuan penelitian ini adalah: 1) Untuk menganalisis isi Fatwa MUI Jawa Timur tentang Penggunaan Sound horeg. 2) Untuk menganalisis respons Pemerintah terhadap Fatwa MUI Jawa Timur tentang Sound horeg. 3) Untuk Untuk menganalisis perspektif masyarkat Kecamtan Mumbulsari, Kabupaten Jember terhadap dampak penggunaan sound horeg dari aspek ekonomi, sosial, dan kesehatan.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian lapangan di Kecamatan Mumbulsari, Kabupaten Jember. Data diperoleh melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana, serta diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber dan teknik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Fatwa MUI Jawa Timur tentang sound horeg tidak mengharamkan penggunaan sound horeg secara mutlak, melainkan mengatur penggunaannya agar tidak menimbulkan kemudaratan bagi masyarakat. Respons Pemerintah Daerah Kabupaten Jember masih terbatas pada pengakuan terhadap fatwa sebagai pedoman moral dan belum didukung oleh regulasi daerah yang secara khusus mengatur penggunaan sound horeg. Dari perspektif masyarakat, sound horeg memberikan dampak ekonomi berupa peningkatan pendapatan dan peluang kerja. memberikan dampak sosial berupa hiburan sekaligus berpotensi menimbulkan konflik dan gangguan ketertiban, serta berdampak pada kesehatan masyarakat.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: 14 ECONOMICS > 1402 Applied Economics > 140208 Health Economics
14 ECONOMICS > 1402 Applied Economics > 140219 Welfare Economics
14 ECONOMICS > 1402 Applied Economics > 140299 Applied Economics not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Ekonomi Syariah
Depositing User: Ms Melly Kostiana
Date Deposited: 09 Sep 2026 07:11
Last Modified: 09 Sep 2026 07:11
URI: http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/59517

Actions (login required)

View Item View Item