Rachman, Baharudin (2026) PENGARUH FAKTOR PUSH, PULL, DAN MOORING TERHADAP INTENSI BERPINDAH KE BANK SYARIAH: Studi Empiris Pada Masyarakat Kec. Kaliwates Kab. Jember. Undergraduate thesis, UIN KHAS JEMBER.
|
Text
Baharudin Rachman_221105010017.pdf Download (8MB) |
Abstract
Baharudin Rachman, Abdur Rakhman Wijaya, 2026 : Pengaruh Faktor Push, Pull, Dan Mooring Terhadap Intensi Berpindah Ke Bank Syariah: Studi Empiris Pada Masyarakat Kec. Kaliwates Kab. Jember.
Kata kunci : Push, Pull, Mooring, Intensi Berpindah, Bank Syariah.
Perkembangan perbankan syariah di Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang cukup signifikan, namun pangsa pasar dan pemanfaatan layanan perbankan syariah masih relatif rendah dibandingkan perbankan konvensional. Kondisi tersebut menunjukkan adanya potensi perpindahan masyarakat dari bank konvensional ke bank syariah. Penelitian ini menggunakan teori Push-Pull-Mooring (PPM) untuk mengkaji faktor-faktor yang memengaruhi intensi berpindah masyarakat Kecamatan Kaliwates Kabupaten Jember dari bank konvensional ke bank syariah.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah faktor push, pull, dan mooring berpengaruh terhadap intensi berpindah masyarakat Kecamatan Kaliwates Kabupaten Jember dari bank konvensional ke bank syariah, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh ketiga faktor tersebut terhadap intensi berpindah ke bank syariah.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif kausal. Sampel penelitian berjumlah 80 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria memiliki rekening bank konvensional, memahami sistem perbankan syariah, dan berusia 20-34 tahun. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala Likert lima tingkat dan dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEM-PLS) dengan bantuan SmartPLS.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor push, pull, dan mooring secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap intensi berpindah ke bank syariah. Faktor push memiliki koefisien sebesar 0,362 dengan nilai t-statistic 5,272 dan p-value 0,000; faktor pull memiliki koefisien sebesar 0,481 dengan nilai t-statistic 5,832 dan p-value 0,000; sedangkan faktor mooring memiliki koefisien sebesar 0,321 dengan nilai t-statistic 4,352 dan p-value 0,000.
Secara simultan, faktor push, pull, dan mooring juga berpengaruh signifikan terhadap intensi berpindah masyarakat dari bank konvensional ke bank syariah, dengan nilai F hitung sebesar 37,672 dan tingkat signifikansi 0,000. Temuan ini menunjukkan bahwa dorongan dari kondisi bank konvensional, daya tarik bank syariah, serta faktor personal, sosial, dan hambatan berpindah secara bersama-sama berperan dalam meningkatkan intensi masyarakat untuk berpindah ke bank syariah. Hasil penelitian ini dapat menjadi bahan pertimbangan bagi perbankan syariah dalam memahami faktor yang mendorong calon nasabah untuk melakukan perpindahan layanan perbankan.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | 14 ECONOMICS > 1402 Applied Economics > 140207 Financial Economics |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Perbankan Syari'ah |
| Depositing User: | Baharudin Rachman |
| Date Deposited: | 08 Oct 2026 07:01 |
| Last Modified: | 08 Oct 2026 07:01 |
| URI: | http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/59574 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
