Wahyudi, Eko (2026) PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KONSUMEN ATAS KETIDAKSESUAIAN IKLAN PERSPEKTIF HUKUM POSITIF DAN HUKUM EKONOMI SYARIAH (Studi Toko Tembakau Tambeng Di Kabupaten Bondowoso). Undergraduate thesis, Fakultas Syariah.
|
Text
Eko Wahyudi_222102020013.pdf Download (2MB) |
Abstract
Eko Wahyudi, 2026: Perlindungan Hukum Terhadap Konsumen Atas Ketidaksesuaian Iklan Perspektif Hukum Positif Dan Hukum Ekonomi Syariah (Studi Toko Tembakau Tambeng Di Kabupaten Bondowoso).
Kata Kunci: Perlindungan Hukum, Konsumen, Iklan, Hukum Positif, Hukum Ekonomi Syariah.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya periklanan yang disampaikan oleh pelaku usaha yang tidak sesuai dengan keadaan sebenarnya, yaitu mengenai harga yang ditawarkan dalam isi iklan tersebut. Yang menyatakan bahwa tembakau dengan jenis tambeng seharga 45 ribu/ 1 ons namun, hal itu tidak sesuai dengan kenyataannya. Sehingga, konsumen merasa dirinya dibohongi dan dirugikan dengan adanya ketidaksesuaian iklan yang dilakukan oleh pelaku usaha.
Fokus penelitian ini yaitu ada 2, yakni: 1) Bagaimana praktik iklan yang tidak sesuai yang dilakukan oleh toko Tembakau Tambeng Kabupaten Bondowoso dalam mempromosikan produknya, 2) Bagaimana akibat bagi konsumen atas ketidaksesuaian iklan yang dilakukan oleh toko tembakau tambeng di Kabupaten Bondowoso dan bagaimana upaya hukum yang dapat dilakukan konsumen
Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mendeskripsikan praktik iklan yang tidak sesuai yang dilakukan oleh toko Tembakau, 2) menganalisis akibat bagi konsumen atas praktik ketidaksesuaian iklan yang dilakukan oleh toko Tembakau Tambeng di kabupaten Bondowoso dan upaya hukum yang dapat dilakukan konsumem.
Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian yuridis empiris dengan pendekatan sosiologi hukum dan perundang-undangan. Data yang diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Kemudian, dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, lalu penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian: 1. praktik periklanan yang dilakukan oleh Toko tembakau Tambeng di Kabupaten Bondowoso salah satunya yaitu melakukan periklanan atau penyampaian informasi yang tidak sesuai dengan kenyataan yang ada di toko tersebut. Yaitu menyebutkan bahwa “tembakau tambeng 45 ribu / 1 ons” namun harga 45 ribu dalam 1 ons tersebut bukan untuk tembakau Tambeng namun untuk tembakau campuran/krepe’an. 2. Adanya periklanan yang tidak sesuai dengan keadaan yang sebenarnya, mengakibatkan konsumen merasa dirugikan yaitu secara materil yaitu kehilangan waktu, kehilangan uang telah membayar mahal untuk produk yang tidak sesuai, maupun secara immateril yaitu karena merasa kecewa, dan dibohongi atas ketidaksesuaian iklan yang ada di toko tembakau tersebut. Untuk menuntut ganti rugi akibat iklan yang tidak sesuai, ada beberapa upaya yang dapat dilakukan sebagai konsumen yaitu, jalur non litigasi/diluar pengadilan yaitu dengan komplain langsung terhadap pelaku usaha, melakukan pengaduan kepada BPSK, melalui mediasi, konsiliasi, dan arbitrase. Dan jalur litigasi/pengadilan.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180103 Administrative Law |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Hukum Ekonomi Islam |
| Depositing User: | Mr Eko Wahyudi |
| Date Deposited: | 21 Oct 2026 03:54 |
| Last Modified: | 21 Oct 2026 03:54 |
| URI: | http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/59606 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
