PREFERENSI PETANI TERHADAP PENGGUNAAN SISTEM TEBAS DALAM JUAL BELI PADI DI DESA MANGARAN, KECAMATAN AJUNG, KABUPATEN JEMBER

hisyam, ridwan sahroni (2026) PREFERENSI PETANI TERHADAP PENGGUNAAN SISTEM TEBAS DALAM JUAL BELI PADI DI DESA MANGARAN, KECAMATAN AJUNG, KABUPATEN JEMBER. Undergraduate thesis, UIN KH Achmad Siddiq Jember.

[img] Text
skripsi revisi ridwan sahroni hisyam fix.pdf

Download (2MB)

Abstract

Ridwan Sahroni Hisyam, Zulfa Ahmad Kurniawan, 2026: Preferensi Petani
Terhadap Penggunaan Sistem Tebas Dalam Jual Beli Padi di Desa
Mangaran, Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember.
Kata Kunci: Preferensi Petani, Sistem Tebas, Jual Beli Padi, Ekonomi
Syariah.
Sistem tebas merupakan salah satu bentuk transaksi jual beli hasil
pertanian yang masih banyak digunakan oleh petani di pedesaan, khususnya
dalam jual beli padi. Praktik ini dilakukan dengan cara menjual tanaman padi
sebelum masa panen kepada penebas dengan harga yang telah disepakati
bersama. Penggunaan sistem tebas dipilih petani karena dianggap lebih
praktis, mampu memberikan kepastian pendapatan, serta mengurangi risiko
kerugian akibat fluktuasi harga dan kondisi cuaca. Dalam perspektif ekonomi
syariah, praktik jual beli dengan sistem tebas perlu memperhatikan prinsip
kejelasan objek, keadilan, serta terhindar dari unsur gharar dalam transaksi.
Fokus penelitian dalam skripsi ini adalah: 1) Bagaimana proses
pengambilan keputusan petani padi dalam memilih sistem tebas di Desa
Mangaran? 2) Apa faktor-faktor yang mempengaruhi preferensi petani
terhadap penggunaan sistem tebas di Desa Mangaran?
Tujuan penelitian ini adalah: 1) Untuk menganalisis proses
pengambilan keputusan petani padi dalam memilih sistem tebas di Desa
Mangaran. 2) Untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi
preferensi petani terhadap penggunaan sistem tebas di Desa Mangaran.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis
penelitian lapangan (field research) dan bentuk studi kasus di Desa
Mangaran, Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember. Teknik pengumpulan data
dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi.
Analisis data dilakukan melalui tahap pengumpulan data, reduksi data,
penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji
menggunakan teknik triangulasi sumber dan triangulasi metode.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) preferensi petani terhadap
penggunaan sistem tebas dipengaruhi oleh faktor ekonomi, pengurangan
risiko, kebutuhan mendesak, kemudahan transaksi, dan hubungan sosial
antara petani dengan penebas. Petani memilih sistem tebas karena dianggap
mampu memberikan kepastian harga, mempercepat penerimaan uang, serta
mengurangi beban biaya panen dan pemasaran. Selain itu, hubungan
kepercayaan antara petani dan penebas juga menjadi faktor penting dalam
mempertahankan praktik tersebut. Dalam perspektif ekonomi syariah, praktik
sistem tebas diperbolehkan selama memenuhi syarat dan rukun jual beli,
terdapat kejelasan objek dan harga, serta tidak mengandung unsur gharar
yang berlebihan.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: 15 COMMERCE, MANAGEMENT, TOURISM AND SERVICES > 1505 Marketing > 150503 Marketing Management (incl. Strategy and Customer Relations)
15 COMMERCE, MANAGEMENT, TOURISM AND SERVICES > 1505 Marketing
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Ekonomi Syariah
Depositing User: Ridwan Sahroni Hisyam
Date Deposited: 02 Jul 2026 07:36
Last Modified: 02 Jul 2026 07:36
URI: http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/57578

Actions (login required)

View Item View Item