SIMBOLISME BUNGA DALAM AL-QUR’AN: ANALISIS SEMIOTIKA ATAS KATA WARDAH, RAYḤAN, DAN ZAHRAH

Luthfiyyah, Annisatul (2025) SIMBOLISME BUNGA DALAM AL-QUR’AN: ANALISIS SEMIOTIKA ATAS KATA WARDAH, RAYḤAN, DAN ZAHRAH. Undergraduate thesis, UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember.

[img] Text
Skrispsi Annisatul Luthfiyyah watermark.pdf

Download (1MB)

Abstract

Annisatul Luthfiyyah, 2025: Simbolisme Bunga Dalam Al-Qur’an: Analisis Semiotika Atas Kata Wardah, Rayḥan, Dan Zahrah.

Kata Kunci: Simbolik, Bunga, Semiotika Kata Wardah, Rayhan, Zahrah.

Bunga merupakan salah satu simbol alam yang digunakan dalam Al-Qur’an sebagai medium penyampaian pesan keagamaan melalui bahasa metaforis dan simbolik. Berbeda dengan pemaknaan bunga dalam tradisi budaya yang umumnya menitikberatkan pada aspek estetika, Al-Qur’an menghadirkan simbol bunga sebagai sarana penyampaian pesan teologis, eskatologis, dan moral. Hal ini tampak pada penggunaan lafadz wardah, rayḥan, dan zaḥrah yang tidak hanya merujuk pada realitas alamiah, tetapi juga merepresentasikan makna yang berkaitan dengan kekuasaan Allah, kenikmatan Ilahi, serta peringatan terhadap kefanaan dunia.
Fokus penelitian ini diarahkan pada dua permasalahan utama, yaitu: (1) bagaimana bentuk representasi lafadz wardah, rayḥan, dan zaḥrah sebagai simbol bunga dalam Al-Qur’an, dan (2) bagaimana makna denotatif, konotatif, dan mitologis dari simbol bunga berdasarkan analisis semiotika Roland Barthes. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap makna simbolik lafadz-lafadz bunga dalam Al-Qur’an secara komprehensif serta menjelaskan pesan teologis dan moral yang terkandung di dalamnya.
Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif kepustakaan dengan metode deskriptif-analitis. Data diperoleh melalui penelaahan teks Al-Qur’an, kitab-kitab tafsir klasik dan kontemporer, serta literatur pendukung yang relevan. Analisis data dilakukan dengan menggunakan pendekatan semiotika Roland Barthes melalui tahapan denotasi, konotasi, dan mitos guna mengungkap signifikasi makna simbolik dari masing-masing lafadz.
Hasil kajian menunjukkan dua temuan utama. Pertama, ketiga lafadz tersebut merepresentasikan simbol bunga dengan karakter makna yang berbeda, di mana wardah menggambarkan fenomena kosmik yang dahsyat, rayḥan melambangkan ketenteraman dan kenikmatan Ilahi, sedangkan zaḥrah merepresentasikan keindahan dunia yang bersifat sementara. Kedua, pada tingkat denotatif, konotatif, dan mitologis, simbol-simbol tersebut membentuk pesan teologis dan moral yang mendalam, di mana wardah menegaskan keagungan dan kekuasaan Allah, rayḥan merepresentasikan keharmonisan ciptaan serta keseimbangan antara kebutuhan material dan spiritual manusia, dan zaḥrah menjadi peringatan terhadap sikap materialistik yang melalaikan nilai-nilai akhirat. Melalui pendekatan semiotika Roland Barthes, simbol bunga dalam Al-Qur’an dapat dipahami sebagai mitos Qur’ani yang bersifat transendental dan menghubungkan realitas alam dengan nilai-nilai spiritual.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: 13 EDUCATION > 1399 Other Education > 139999 Education not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Ushuluddin, Adab dan Humaniora > Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir
Depositing User: Ms Annisatul Luthfiyyah
Date Deposited: 06 Jan 2026 07:04
Last Modified: 06 Jan 2026 07:04
URI: http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/51714

Actions (login required)

View Item View Item